Halaqah Cinta

Wahai rahasia...
Inilah nada selingkar bahasa;
Sejauh mata, sedekat telinga menyapa Rindu
dalam selaput sutra
putih...
bening...
bahkan lebih dari suci.

Kata-kata menari, dalam rasa Kalam Illahi
Halaqah-halaqah jiwa menyambut-saut-menyahut dalam serunai Rindu

Mata terpejam...
telinga diam, karna suara menelan bisu
Jiwa-jiwa bergema saling bertabur dalam lentera tujuan-satu-pintu
Cahaya-cahaya meronta, bilang tak terbilang hilang
sunyi senyap sempurna
Akal hancur, logika lebur...
Fanabillah, Baqabillah
Bathin berserah tunduk bertumpu jadi satu arah...Allah Allah Allah Allah Allah Allah Allah...

Jiwa-jiwa tersimpan dalam satu jiwa, hingga pasrah...
Bertahtalah;
LAA HAULA WALA QUWWATA ILLA BILLAHIL ALIYYIL 'AZHIM
Tersingkaplah tirai tabir
Bathin melihat-bicara-mendengar, khasaf pun hudur mengalir
Di sanalah Hakikat Cinta Sang Pencinta Meminang Cinta Hanya di sana,
saat kelopak hati telah terbungkus Nur Illahi
dan,
disanalah semua menjelma menjadi pintu tak berkunci
Cinta Hakiki, Cinta Illahi
Hanya itu untuk hati, labuhan jiwa
Pencari Cinta Suci Sang ILLAHI...