Majelis Alkautsar – Pentingnya Ilmu Tasawuf

Pentingnya Ilmu Tasawuf

Inti dari Tasawuf adalah akhlak terpuji sebagaimana tujuan utama Rasulullah SAW di utus ke dunia untuk memperbaiki akhlak manusia menjadi akhlak yang mulia Akhlakul Karimah. Seorang yang mengamalkan tasawuf secara otomatis menjaga sikap dan tingkah laku agar selaras dengan apa yang diperintahkan Allah SWT.

Mengubah akhlak manusia dalam jangka pendek bisa dilakukan dengan memberian nasehat serta pendidikan-pendidikan secara zahir baik pendidikan agama maupun pendidikan lain yang menekankan kepada moral. Akan tetapi untuk bisa mengubah akhlak manusia jangka panjang secara permanen harus dari dalam dimana hati manusia disinari dengan Kalimah Allah maka dengan itu pula hati dan seluruh badannya akan bersinar dan tunduk kepada hukum-hukum yang telah ditetapkan Allah SWT.

Nasehat yang keluar dari zahir Guru akan ditangkap oleh zahir murid, disimpan dalam akal fikiran dan suatu saat akan hilang di telan zaman. Sebagaimana kita ketahui bahwa akal fikiran manusia memiliki keterbatasan dimana dalam kondisi tidak sadar atau tidur akal tidak berfungsi sama sekali. Pelajaran yang diterima secara zahir oleh akal ini tidak akan bisa menjawab persoalan-persoalan berhubungan dengan ghaib, alam kubur apalagi alam akhirat. Bagaimana mungkin manusia bisa menjawab pertanyaan malaikat tentang “Siapa Rabb mu..?” sementara akal sudah hilang bersama hancurnya jasad bersama tanah.

Maka diperlukan Guru yang bisa mentransfer ilmu dari rohani kepada rohani murid, sehingga rohani murid memahami agama secara zahir dan bathin. Disinilah letak pentingnya ilmu Tasawuf/Tarekat lewat metodologi dzikir yang diajarkan Rasulullah SAW kepada para sahabat, kepada generasi setelah sahabat hingga sampai kepada kita hari ini. Mengajarkan rohani harus dengan rohani sebagaimana mengajarkan yang zahir harus dengan zahir, ini hukum yang berlaku di alam dan sangat ilmiah.

Pada hakikatnya Guru Mursyid yang berfungsi sebagai pembimbing para murid tidak mengajarkan dengan akal fikiran akan tetapi rohani Beliau tersambung kepada Arwahul Muqadasah Rasulullah SAW, bersambung kepada Nur Muhammad, Nur itulah yang mengajarkan sekalian ummat tentang hakikat Agama sehingga segala kegelapan menjadi terang benderang.

Nabi Muhammad SAW junjungan kita bukan hanya mendapat pengajaran zahir dan Beliau tidak bisa menulis dan membaca, akan tetapi Jibril AS mentransfer pengetahuan murni dari sisi Allah langsung kepada Qalbu Nabi sehingga dengan itu pula Beliau memahami segala sesuatu yang tidak dipahami manusia biasa. Proses transfer pengetahuan dari Allah SWT kepada Nabi Adam AS di surga sebagaimana yang digambarkan dalam al-Qur’an juga bukan sekedar transfer zahir tapi transfer rohani sehingga Adam yang berasal dari tanah naik derajat menjadi Khalifah dan seluruh malaikat diperintahkan sujud kepada Adam. Proses transfer ini yang kemudian kita kenal sebagai “Telah Ku tiupkan sebagian Ruh-KU”.

Siapapun manusia tanpa kecuali memiliki kewajiban untuk menuntut ilmu, mencari Guru yang bisa menuntun dan membimbing dia agar bisa sampai dengan selamat kehadirat Allah SWT. Kesempatan yang diberikan Allah kepada kita hidup di dunia ini bukan untuk menumpuk harta, bukan untuk mengejar pangkat dan jabatan tetapi mencari dan menemukan jalan untuk bisa kembali kehadirat-Nya. Mengenal Allah dengan sebenar kenal dari dunia agar kelak ketika di akhirat kita juga mengenal Allah SWT karena Allah di dunia dan Allah di akhirat itu sama, Dia adalah Maha Raja di Hari Pembalasan.

Tasawuf dengan metodologi Tareqatullah warisan para Nabi tidak lain adalah agar manusia bisa mengamalkan syariat Islam dengan benar, sesuai dengan sunnah Nabi, sesuai dengan kehendak Allah bukan mengikuti akal pikiran dan hawa nafsu manusia yang lebih banyak salah dari benarnya. Tasawuf adalah proses secara perlahan masuknya cahaya Allah kedalam hati yang telah bersih dengan dzikrullah, hati yang bersih inilah yang bisa menerima pancaran cahaya Ilahi. Ketika cahaya Ilahi masuk ke dalam hati manusia maka segala kegelapan yang menutup hati dan jiwa akan hilang dan ruhani manusia akan senantiasa berhampiran dengan Allah SWT.

Sangat penting bagi kita semua tanpa terkecuali untuk mengambil warisan berharga Islam ini yang sangat ditakuti oleh musuh-musuh diluar sana yang setiap saat menghembuskan keraguan dan adu domba dari dalam agar ummat jauh dari tasawuf, jauh dari Api Islam. Ketika api itu dibuang maka hilanglah gairah dalam beragama dan beragama hanya bersifat rutinitas keseharian semata.



Yayasan BuyaTarmizi All rights reserved

Aliran Pahala Tanpa Putus

[ Mau ]

×
×
×
×
×
Aliran Pahala Tanpa Putus [ MAU ]
×
Aliran Pahala Tanpa Putus [ MAU ]
×
Aliran Pahala Tanpa Putus [ MAU ]
×
Powered byEMF Online HTML Form
×
Powered byEMF Online Form Builder
×
Powered byEMF Contact Form
×
Powered byEMF Online Form
×
Powered byEMF Online Form Builder
×
Powered byEMF HTML Contact Form
×
Powered byEMF Free Form Builder
×
Powered byEMF Online Survey
×
Powered byEMF Contact Form
×
Powered byEMF Free Form Builder
×
Powered byEMF Form Builder
×
Powered byEMF Web Form
×
Powered byEMF Online Form
×
Powered byEMF Online HTML Form
×
Powered byEMF Online Payment Form
×
Powered byEMF HTML Contact Form
×
  • Apabila Jumlah Zakat Yang Harus di Bayarkan Bernilai 0, Anda Tidak wajib Zakat,
 
ZAKAT HARTA
 
Uang Tunai, Tabungan, Deposito atau sejenisnya Rp
Saham atau surat-surat berharga lainnya Rp
Real Estate (tidak termasuk rumah tinggal yang dipakai sekarang) Rp
Emas, Perak, Permata atau sejenisnya Rp
Mobil (lebih dari keperluan pekerjaan anggota keluarga) Rp
Jumlah Harta Rp
Hutang Pribadi yg jatuh tempo dalam tahun ini Rp
Harta kena zakat Rp
JUMLAH ZAKAT HARTA YANG WAJIB DIBAYARKAN Rp
 
ZAKAT PROFESI
 
Pendapatan / Gaji per Bulan (setelah dipotong pajak) Rp
Bonus/pendapatan lain-lain selama setahun Rp
Jumlah Pendapatan per Tahun Rp
Rata-rata pengeluaran rutin per bulan Kebutuhan fisik, air, listrik, BBM, transportasi Rp
Pengeluaran Pendidikan, Kesehatan Rutin dalam satu tahun Rp
Jumlah Pengeluaran per Tahun Rp
Penghasilan kena zakat Rp
JUMLAH ZAKAT PROFESI YANG WAJIB DIBAYARKAN Rp
 
ZAKAT USAHA PERDAGANGAN & BISNIS
 
Nilai Kekayaan Perusahaan (termasuk uang tunai, simpanan di bank, real estate, alat produksi, inventori, barang jadi) Rp
Utang perusahaan jatuh tempo Rp
Komposisi Kepemilikan (dalam persen) %
Jumlah Bersih Harta Usaha Rp
Harta usaha kena zakat Rp
JUMLAH ZAKAT USAHA YANG WAJIB DIBAYARKAN Rp

 

TOTAL WAJIB 

Rp
PERHITUNGAN NISAB
Harga Emas Murni Saat ini per Gram Rp
Besarnya Nisab Rp
×
Hari Pertama Haid Terakhir

(HPHT)
Tanggal (DD)

Bulan (MM)

Tahun (YYYY)
Lama Siklus Haid Rata-rata

Boleh tidak diisi
(22 - 45 hari)

*Umumnya 28 hari
Perkiraan Pembuahan
Perkiraan Usia Janin
Perkiraan Siap Dilahirkan
Perkiraan Tanggal Kelahiran
Trimester Pertama
Trimester Kedua
Trimester Ketiga












×
Powered byEMF HTML Contact Form
×

PERHATIAN: Jika Anda ingin mendapatkan aliran pahala tanpa putus dari para Penghafal Al Quran,

Rumah Tahfizh ALKAUTSAR

  • Dibangun untuk para penghafal Al Quran
  • Untuk umum, Pelajar, dan, Mahasiswa
  • Dibangun di lokasi yang padat dan sangat membutuhkan ruang bagi para penghafal Al Quran
  • Melahirkan Cendekia penghafal Al Quran yang akan tersebar ke seluruh penjuru nusantara
  • Pahala akan terus mengalir kepada Anda yang mewakafkan hartanya untuk pembangunannya, InsyaAllah

 

Pahala Jariyah dari Para Penghafal Al Quran

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

????? ????? ???????????? ????????? ?????? ???????? ???? ???? ???????? : ???? ???? ???????? ????????? ? ???? ?????? ?????????? ???? ? ???? ?????? ??????? ??????? ????

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang shalih”
(HR. Muslim)

Mulianya Para Penghafal Al Quran

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Ditawarkan kepada penghafal al-Quran, “Baca dan naiklah ke tingkat berikutnya. Baca dengan tartil sebagaimana dulu kamu mentartilkan al-Quran ketika di dunia. Karena kedudukanmu di surga setingkat dengan banyaknya ayat yang kamu hafal.”(HR. Abu Daud)

MasyaAllah, mulia sekali kedudukan para penghafal Al Quran.

Namun, tidak semua orang bisa menghafal Al Quran dengan mudah.

Kenapa? Ada beberapa penyebabnya:

  • Belum lancar membaca Al Quran
  • Terganjal dengan kesibukan rumah tangga dan tidak bisa membagi waktu dengan baik
  • Sudah berusia sehingga daya ingatnya tidak kuat lagi
  • Bisa menghafal Al Quran tapi kurang maksimal
  • Tidak ada Ustadz tempat setoran hafalan agar sehingga hafalan lebih melekat dan bacaan bisa diperbaiki

 

Peluang Wakaf Pembangunan Rumah Tahfizh

Kabar gembiranya, ada peluang wakaf Pembangunan Rumah Tahfizh. Anda bisa mendapatkan aliran pahala tanpa putus dari para cendekia penghafal Al Quran.

Saat ini dibutuhkan sekali wadah untuk para pemuda yang semangat menghafalkan Al Quran. Insya Allah Rumah Tahfizh ALKAUTSAR akan hadir untuk memfasilitasi mereka

 













×
Powered byEMF HTML Contact Form
×
Powered byEMF HTML Contact Form
×
Rekening Yayasan