Yayasan BuyaTarmizi All rights reserved
Majelis Alkautsar – Zikir Ismu Dzat

Zikir Ismu Dzat

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا هُوَ الَّذِي يُصَلِّي عَلَيْكُمْ وَمَلَائِكَتُهُ لِيُخْرِجَكُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ وَكَانَ بِالْمُؤْمِنِينَ رَحِيمًا

“Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah dengan menyebut Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang. Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya, supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya yang terang. dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.”
(QS. Al Ahzab: 41-43)

Persiapan Memulai Zikir:

WAKTU BERZIKIR
waktu berzikir ada dua, pertama adalah selesai sholat fardhu. dan kedua adalah diluar sholat fardhu

1. Zikir Selesai Sholat Fardhu
Bila akan melakukan Zikir selesai Sholat Fardhu maka setelah salam langsung duduk Thawarruk

2. Zikir diluar sholat fardhu
Zikir dilakukan disaat hati dan perasaan merasa resah dan gelisah, waktu melakukannya bisa kapan saja, persiapan yang dilakukan adalah:
- Berwudhu
- Sholat sunnah wudhu
- Sholat sunnah taubat
- Thawarruk (duduk Zikir)

 

 

Tata cara Berdzikir

1. Mata ditutup/dipejamkan, kepala ditunduk dan diarahkan keqalbi yakni mengarah 2 jari dibawah sisi kiri 2 jari kekiri, Renungkan dosa-dosa yang telah pernah diperbuat/dilakukan

2. Duduk Berzikir (THAWARRUK)

- Posisi Kaki kanan ditekukkan sejajar mengarah ke lutut kaki kiri, dan kaki kiri dilipat keluar, posisi kedua tangan direntangkan diatas lutut kiri/kanan

3. Bacaan Dzikir dalam hati atau tidak dilafazkan, lidah ditempelkan/tongkatkan dilangit-langit dan mulut ditutup rapat

- membaca Istighfar 5 X
- membaca Qs Al-Fatiha 1 X
- membaca Qs Al-Ikhlas 3 X

Ya Allah...
Umpama ada pahala dari Al-Fatiha dan Qulhuwallah yang aku baca tadi
aku mohon hadiahkan pahala-pahala itu
untuk kekasih-MU Nabi Muhammad Rasulullah S.A.W

Ya Allah...
Tiada daya, tiada upaya dan tiada kuasa aku
untuk membuang segala was-was yang ada pada diriku
untuk membuang segala penyakit yang ada pada diriku
untuk membuang segala kesulitan yang ada pada diriku
melainkan hanya atas izin dan kehendak-MU

Ya Allah...
Siapapun tidak akan dapat memberikan syafaat akan aku
melainkan hanya kekasih-MU Nabi Muhammad Rasulullah S.A.W

 

Selanjutnya Baca:

 

الهي انت مقصودي ورضاك مطلوبي

Illahi anta makhsudi waridha kamathlubi. yang artinya: "Ya Allah hanya engkau yang aku maksud, ridha engkau yang aku tuntut"

kemudian menyebut dalam hati : ALLAH, ALLAH, ALLAH sebanyak-banyaknya